
Kami jarang sekali membeli buku cetakan berbentuk paperback apalagi hardcover. Beberapa bulan yang lalu, tetangga yg akan kembali ke negarnya menawarkan koleksi buku yg harganya belasan juta. Memang buku-bukunya bagus sekali tentang ilmu pengetahuan, tapi harganya tidak terjangkau. Biasanya kami hanya membeli buku cetakan di bazar buku bekas, saat sales atau hanya membeli buku-buku pelajaran berbentu lks (worksheet).
Beberapa alasan kami tidak pernah membeli buku cetakan. Pertama, jujur karena kami ingin menghemat uang. Suami anti sekali dengan sistem pembayaran kredit, jadi tidak mungkin kami sanggup membeli cash koleksi buku yg harganya selangit.
Kedua, dari beberapa tahun lalu kami mulai menyesuaikan diri dengan ebook. Dan ternyata banyak sekali koleksi ebook yang bisa didownload gratis di internet. Selain download gratis, ada juga virtual library/perpustakaan online tempat kami meminjam file ebook yang secara otomatis akan dikembalikan setelah beberapa hari. Perpustakaan online ini tempat andalan ketika ingin membaca berbagai jenis buku. Malah lebih mudah lagi, saya bisa mmbaca dari aplikasi yg didownload di tablet/handphone yang bisa dibaca setiap saat. Salah satu perpustakann online favorite saya adalah ijakarta. Banyak sekali koleksi bukunya yang bisa dipinjam gratis dan dikembalikan setelah beberapa hari.
Ketiga, kami selalu berpindah tempat tinggal jadi kami menghindari koleksi buku cetakan. Buku yang sanggup kami selalu bawa hanya thesis-thesis saat kuliah, itu pun lumayan berat dan menambah bobot di bagasi pesawat.
Keempat, Ilmu pengetahuan selalu berkembang. Buku biasanya direvisi dan dicetak lagi setelah beberapa tahun. Dengan ebook kita tidak perlu lagi repot menyimpan buku-buku yang sudah tidak update.
Kelima, membiasakan anak-anak mengunakan teknologi dengan baik. Banyak orang tua yg melarang anaknya menggunakan gadget dengan segudang alasan negatif. Tapi apakah bunda tau klo dengan gadget anak-anak juga bisa mendapatkan banyak ilmu pengetahuan. Pengetahuan bukan hanya bisa didapat dengan google search yang tidak jelas sumbernya. Kita juga bisa meminjam banyak koleksi buku anak di perpustakaan online. Selain itu ada juga buku-buku pelajaran sekolahyang bisa didownload gratis.
Keenam, save the environment. Kami juga memilih ebook untuk ikut mengurangi penebangan pohon.
Well, setiap keluarga memiliki pilihannya masing-masing. Keluarga yang tidak suka membeli buku bukan berarti tidak concern dengan pendidikan anak-anaknya. Kami justru membaca lebih banyak buku lewat ebook. Kami juga turut membeli buku-buku terbaru dalam bentuk e-book, biasanya lewat google book.
Mohon maaf buat teman-teman yg mempunyai bisnis menjual buku atau bekerja di toko buku dan percetakan buku. Tulisan ini hanyalah sekedar pendapat pribadi. Pada dasarnya ebook sama dengan buku cetakan tapi dalam bentuk soft copy. Hampir semua buku cetakan terbaru dijual juga dalam bentuk ebook namun dengan harga yang jauh lebih murah.


